Bekerja Jangan “HANYA” Karna Uang

    0
    161

    Problematika budaya kerja Pegawai Negeri Sipil pada STPP Jurusan Penyuluhan Pertanian Yogyakarta yang belum menunjukkan performa maksimal membuat Drs.Gunawan Yulianto,MM.,M.Si selaku Ketua merasa perlu untuk melakukan pembinaan rutin bagi pegawai.

    Kegiatan pembinaan diselenggarakan pada hari Jumat (13/4), di gedung Serbaguna Kampus Jurusan Penyuluhan Pertanian. Dalam sambutannya Drs.Gunawan menyatakan bahwa sejak dilakukannya reformasi birokrasi hingga saat ini, budaya kerja para pegawai belum maksimal, dan menurutnya motivasi yang terus-menerus baik itu dari dalam maupun dari luar institusi sangat diperlukan.

    Lebih jauh Drs.Gunawan memaparkan bahwa dari sekian banyak motivasi bekerja yang patut untuk kita gunakan sebagai dasar dalam mengerjakan sesuatu, ada satu hal yang paling penting untuk dapat kita gunakan sebagai motivasi dalam bekerja yaitu motivasi teologis, dengan kata lain  segala sesuatu yang dikerjakan sebaiknya didasari atas niat ibadah paparnya.

    Kegiatan pembinaan kali ini berlangsung meriah, tingginya antusiasme pegawai  sangat tampak dari situasi ruangan yang tetap penuh selama kegiatan berlangsung, terlebih kekocakan sang motivator Hadi Rianto (Direktur GIM-HRD Training Center Yogyakarta) membuat para pegawai tetap tak beranjak dari tempat duduk.

    “Satu hal yang perlu disadari oleh kita semua bahwa, bekerja itu  jangan selalu melihat hasil tunai dari pekerjaan yang telah anda  lakukan (dengan kata lain kalau tidak ada imbalannya secara materi, anda tidak mau melakukan pekerjaan itu). Akan tetapi mulailah belajar melihat bahwa setiap pekerjaan yang belum dibayar tunai di dunia ini sesungguhnya Allah sedang menabungkannya untuk anda, dan akan dibayarkan dalam bentuk yang lain kepada anda sewaktu-waktu” papar Hadi

    Terlepas dari butuh waktu lama untuk merubah budaya kerja para pegawai yang selama ini belum menunjukkan performa yang maksimal mejadi lebih baik, merupakan tugas bagi pemimpin untuk terus melakukan  pembinaan dalam rangka merubah budaya kerja pegawai yang selama ini terkesan sudah jauh dari budaya disiplin  menuju budaya kerja yang lebih bermartabat.[JK]

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here