stppyogyakarta.ac.id  Kecamatan  Selopampang, Kabupaten Temanggung siap untuk menjadi pemasok bawang putih. Target tersebut setelah adanya bantuan dari pemerintah maupun swadaya petani dalam hal ketersedian benih, pupuk dan pestisida.

Penanggungjawab Program Dr Siti Astuti mengatakan, melalui APBNP 2017 dan swadaya petani, kelompok tani di Selopampang akan mendapatkan bantuan mulsa, pupuk, pestisida, feromon sex, perangkap hama likat kuning, PGPR. Juga akan mendapatkan pestisida hayati, Trichoderma dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung.

Sementara 2.705 kg benih bawang putih telah tersedia secara swadaya masyarakat di 3 kelompok tani yaitu KT. Tanggul Makmur 985 kg, KT Sumbing Makmur 960 kg, dan KT. Fajar Abadi 760 kg.

Ketiga kelompok tani dibantu 6 pendamping mahasiswa dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian telah melakukan persiapan tanam diantaranya pembuatan pupuk organik berbahan dasar arang sekam, pupuk kandang, gula tetes, bekatul, dan Biotriba. Pengolahan tanah akan dilakukan awal November setelah panen tembakau.

Tanam perdana bawang putih di Selopampang akan  dilakukan hari Selasa, 7 Nov 2017 di Dusun Butuh, Desa Tanggulanom. Kegiatan ini menjadi moment penting bagi dunia pertanian karena akan ditetapkan sebagai hari Pencanangan Penanaman Bawang Putih Nasional.

Rencana Pencanangan Bawang Putih akan dihadiri oleh Dirjen Hortikultura, Komisi IV DPR, DPRD, Bupati Temanggung, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Temanggung, Dinas Pertanian se-Jawa Tengah beserta jajarannya, Ketua STPP Magelang dan tim panitia pendampingan Mahasiswa kegiatan APBNP STPP Magelang, Jurusan Penyuluhan Pertanian di Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here