stppyogyakarta.ac.id Para alumni dan pemuda tani pendampingan kegiatan APBN -P di Kabupaten Kayong Utara (KKU) ingin diperpanjang. Tidak hanya selama 2 bulan saja, tetapi paling tidak bisa satu musim tanam.
Hal ini dikatakan para pendamping saat Ketua Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Jurluhtan , Ali Rachman, melakukan peninjauan dan monitoring, belum lama ini. Pendamping di KKU berlangsung di kecamatan Sukadana (desa Sinduk 2), kecamatan Simpanghilir (desa Rantaupanjang 4, Pamangkat 1 dan Penjalakan 3).
 
Kunjungan ini didampingi dari Perguruan Tinggi Mitra yaitu Universitas Tanjung Pura Pontianak.
Pendampingan dilakukan 30 alumni dan 10 pemuda tani. Komoditas strategis di KKU adalah karet.
Secara keseluruhan pendampingan berjalan baik, hanya kendala pada masalah bibit.
“Para pendamping diharapkan bisa membimbing petani untuk bisa membudidayakan karet atau komoditas yang ditanam petani dengan teknis yang benar,” kata Ali. Tujuan lainnya adalah menumbuhkan rasa cinta pada pertanian. Di masa depan pertanian Indonesia bangkit dengan petani yang modern dan punya ilmu serta berpendidikan.
“Dengan mekanisasi yang modern dan tepat guna, maka pertanian bisa membanggakan dan bisa memberikan keuntungan yang wajar untuk kesejahteraan petani,” jelas Ali. KKU merupakan kabupaten baru yang merupakan pemekaran dari kabupaten Ketapang. Untuk menuju KKU bisa melalui jalan darat yang cukup bergelombang selama 3 jam dari bandara Ketapang. (team web)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here