Ketua STPP Magelang Dampingi Kepala Badan PPSDMP Panen Padi

0
297

Safari panen terus dilakukan oleh Kementerian Pertanian di berbagai provinsi di Indonesia untuk memantau perkembangan panen padi. Salah satunya adalah safari panen di Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman pada tanggal 11 Januari 2018. 

Ketua STPP Magelang, Ali Rachman saat mendampingi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (PPSDMP) Kementerian Pertanian RI, Dr. Momon Rusmono dan Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Infrastruktur Pertanian, Dr. Ani Andayani menyampaikan petani di wilayah Sleman merupakan binaan para dosen di STPP Magelang, khususnya Jurusan Penyuluhan Pertanian. 

Kepala Badan PPSDMP menyampaikan setiap hari ada panen di Yogyakarta karena empat kabupaten di DIY adalah sentra penghasil beras.  “Dahulu bisa dikatakan bahwa antara bulan November sampai dengan bulan Januari adalah masa paceklik karena tidak ada panen, namun demikian hal itu tidak terjadi lagi sekarang”, tegas Momon Rusmono. 

Hal ini, kata Momon menandakan sudah tidak ada paceklik di akhir tahun 2017 dan awal tahun 2018. Momon menyampaikan bahwa pada bulan Januari 2018, luas panen Provinsi DIY akan mencapai kurang lebih 30.000 hektar. Untuk Kabupaten Sleman, luas panen pada bulan Januari 2018 diperkirakan kurang lebih 5.000 hektar. 

“Dengan surplusnya produksi beras di Kabupaten Sleman, Bapak Bupati menegaskan tidak perlu import beras untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. 
Kalau terjadi impor beras, maka harga akan anjlok dan merugikan petani sehingga petani menolak dengan tegas impor beras,” tandasnya.

Momon menambahkan komitmen Kementerian Pertanian dalam mendukung para petani meningkatkan produksi dan produktivitas padi terus dilakukan. Berbagai bantuan dan program telah dilaksanakan antara lain bantuan alat dan mesin pertanian dan perbaikan jaringan irigasi tersier. 

Bupati Sleman menyampaikan bahwa tahun 2017, Kabupaten Sleman mengalami surplus beras sebanyak 120.000 ton. Angka tersebut diperoleh dari produksi beras sebanyak 303.405 ton di tahun 2017 dikurangi konsumsi. Luas panen pada tahun tersebut mencapai 51.355 hektar dengan produktivitas 59,08 kuintal/ha. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here