URGENSI “PLP” DALAM UPAYA PENGEMBANGAN STPP MENJADI POLITEKNIK

0
719

stppyogyakarta.ac.id – Pembenahan management pengelolaan laboratorium pendidikan merupakan salah satu prioritas yang dilakukan oleh Jurluhtan Yogyakarta dalam upaya pengembangan kelembagaan STPP menjadi Politeknik. Salah kaprah tentang pemahamam laboratorium kadang masih melekat tidak hanya pada peserta didik bahkan tenaga pendidikpun masih keliru. Beberapa unit penunjang/pendukung kegiatan di perguruan tinggi sering disebut laboratorium padahal tidak sesuai dengan definisi laboratorium yang sebenarnya, misalnya saja penyebutan “laboratorium komputer” yang lebih tepat disebut “pusat studi komputer”. Selain itu, laboratorium dan seluruh kelengkapannya merupakan aset yang mahal harganya, dan akan menjadi lebih mahal ketika tidak difungsikan secara optimal. Maka pada titik inilah diperlukan pengelola yang profesional.

Terkait dengan pengelolaan laboratorium pendidikan, Ketua Jurusan Penyuluhan Pertanian R.Hermawan menegaskan bahwa pentingnya pengelolaan laboratorium pendidikan secara baik sehingga fungsi laboratorium sebagai pendukung tri dharma perguruan tinggi bisa difungsikan lebih optimal. Ketika dikonfirmasi mengenai urgensi pengelola laboratorium, R.Hermawan mengatakan bahwa mau tidak mau, petugas pengelola laboratorium pendidikan harus mulai dirancang bahkan menawarkan petugas teknis yang saat ini masih sebagai instruktur praktikum untuk berkenan mengajukan diri sebagai pejabat fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan atau  PLP.

Di satu sisi rendahnya minat para teknisi,instruktur maupun laboran untuk mengajukan diri sebagai PLP oleh karna belum adanya informasi dan sosialisasi mengenai manfaat jabatan fungsional pranata laboratorium pendidikan yang lengkap. Berkaitan dengan hal tersebut, R.Hermawan memberikan komitmennya dalam waktu dekat akan mengadakan workshop bagi tenaga teknis, instruktur maupun laboran.[JKH]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here