BOLEH TERLAHIR SUSAH, TAPI JANGAN MATI MISKIN

0
396

stppyogyakarta.ac.id – Sebanyak lebih kurang 500 orang mahasiswa Jurusan Penyuluhan Pertanian dari berbagai tingkat dan 100 orang mahasiswa dari jurusan peternakan hadir dalam acara kuliah umum yang disampaikan oleh Menteri Pertanian Dr.Ir.H.Andi Amran Sulaiman,MP. Pada Senin,(12/3) di Gedung Serbaguna STPP Jurluhtan Yogyakarta kemarin.

Mentan yang secara khusus mampir ke Jurluhtan Yogyakarta sedianya juga akan mengisi Kuliah di UGM  pada siang harinya. Didampingi oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, beberapa pejabat lingkup Dinas Pertanian Propinsi DIY, Mentan tiba di kampus Perjuangan Jurluhtan Yogyakarta pada pukul 07.50 WIB.

Sebelum memasuki ruang kuliah umum, Mentan menyempatkan melihat Kedai Kampus yang dikelola oleh UKM Kewirausahaan mahasiswa yang berpusat di Agribisnis Center Jurluhtan Yogyakarta. Dalam pidato kuliah umumnya, Amran lebih banyak memberikan motivasi dan trik bagaimana meraih sukses. Bahkan Amran mengungkapkan jika ia akan sangat sedih sekali bila melihat ada orang terlahir susah, lalu mati dalam keadaan miskin.”itulah yang paling sial” tegasnya.

Anak bangsa ini tidak cukup hanya dengan pintar saja tetapi juga harus berfikir cerdas jika ingin merubah negeri ini menjadi lebih baik. “mereka (anak-anak muda mahasiswa : red) adalah pententu arah kebijakan kelak, jika para pemudanya diisi dengan cara yang biasa-biasa saja, jangan mimpi bisa merubah negeri ini” ungkap Amran tegas.

Disela-sela pidatonya yang selalu disambut riuh tepuk tangan, Amran mengajak para mahasiswa untuk siap tidak tidur 20 jam jika ingin menjadi manusia sukses dan tangguh. Bahwa syarat sukses itu sangat sederhana, kuncinya adalah kurangi tidur, ungkapnya.

Di ahir pidatonya, Amran mengutip pernyataan Soekarno “Berikan aku 1000 orang tua, aku tidak bisa berbuat banyak. Tetapi berikan aku 10 pemuda akan aku guncang dunia” dan ia berpesan kepada seluruh mahasiswa bahwa pertanian kedepan adalah ditangan para pemuda, yaitu para pemuda yang memiliki spirit bekerja. Karna yang dikatakan pemuda adalah bukan umur semata akan tetapi keinginan spirit bekerja dan bekerja. [JKH teamweb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here