Tekad Mahasiswa Jurluhtan STPP Sukseskan Upsus Pajale 2018

0
224

Mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang Jurusan Penyuluhan Pertanian melakukan pengendalian hama dan sundep (penggerek batang padi) di desa Suruh Kalang Kecamatan Jaten, Karanganyar, bersama petani dan penyuluh setempat, Senin (24/4). Kegiatan dilakukan untuk mencegah meluasnya serangan hama sundep di desa Suruh Kalang.

Suroso, salah satu petani mengatakan sangat bersyukur dengan adanya demcar (demonstrasi cara) pengendalian hama sundep oleh penyuluh dan mahasiswa STPP. “Hama sundep sangat merugikan petani,” kata Suroso.

Dimas Janur Senopati, mahasiswa STPP Jurluhtan Yogyakarta mengatakan salah satu penyebab datangnya hama sundep karena bawaan dari persemaian, atau sisa hama musim tanam sebelumnya. “Untuk mengatasi hama ini dengan Poksindo 5 ml dilarutkan dengan air 3 liter lalu disemprotkan menggunakan sprayer,” jelas Dimas.

Selain pengendalian hama, mahasiswa Jurluhtan STPP melakukan tanam padi dengan Tranplanter bersama UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alsintan) Suruh Kalang. Saat ini sudah banyak petani yang melakukan tanam padi dengan menggunakan Tranplater melalui jasa UPJA. Selain efisien waktu, juga mendukung program mahasiswa dalam optimalisasi pengelolaan Alsintan (Alat Mesin Pertanian).

Selanjutnya, mahasiswa STPP Jurluhtan menuju desa Dagen Kecamatan Jaten Karanganyar untuk melakukan tanam padi dalam rangka penambahan luas tanam yang dihadiri Dirjen Hortikultura, Koramil, Babinsa, penyuluh pertanian dan petani.

Desa Suruh Kalang ditargetkan dapat tanam padi dengan luasan 1112 meter persegi pada April 2018, maka Babinsa dilibatkan dalam proses penanaman padi.

Dirjen Hortikultura, Antoni mengatakan, demi mendukung upaya khusus (upsus) Pajale (padi jagung kedele), pihaknya bekerja tanpa mengenal tanggal merah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here