Mentan Luncurkan Polbangtan, Civitas Academi Yogyakarta – Magelang Sambut Antusias

0
148

Peluncuran Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Bogor, Selasa (19/9) disambut antusias oleh civitas academica Polbangtan Yogyakarta – Magelang disingkat PYM dengan kehadiran widyaiswara, dosen, pimpinan dan staf rektorat berjumlah 80 orang dipimpin Direktur Ali Rachman ke kampus Polbangtan Bogor sebagai lokasi peluncuran Polbangtan.

Mentan Luncurkan Polbangtan, Civitas Academi Yogyakarta - Magelang Sambut Antusias

Antusiasme tersebut menurut Kabag Administrasi Umum PYM, Irwan Johan Sumarno merupakan wujud apresiasi terhadap upaya Kementerian Pertanian RI selama dua tahun menyiapkan transformasi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) menjadi Polbangtan dipimpin oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Momon Rusmono dan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Gunawan Yulianto sebagai ´manajer lapangan´ pengembangan Polbangtan.

“Kami datang ke Bogor dengan aneka moda transportasi. Mulai dari pesawat terbang, kereta api, bus malam, hingga mobil pribadi semata-mata untuk menjadi saksi peristiwa penting bagi tonggak pendidikan tinggi pertanian di Indonesia,” kata Irwan JS mewakili Direktur Ali Rachman.

Menurutnya, kehadiran 80 orang sebagai ´kontingen terbesar´ dari kampus Polbangtan, lantaran PYM yang terdiri atas dua kampus dari STPP Magelang yakni jurusan penyuluhan pertanian (Jurluhtan) di kampus Kusumanegaran 2 Yogyakarta, dan jurusan penyuluhan peternakan (Jurluhnak) di Jl Magelang – Kopeng, Magelang untuk mendengarkan langsung arahan dari Mentan Amran Sulaiman dan Kepala BPPSDMP Kementan, Momon Rusmono.

Mentan Amran Sulaiman dalam arahannya mengatakan pendidikan tinggi vokasi berperan strategis dan berada di garda terdepan untuk penanganan usia angkatan kerja, dan mendidik mereka menjadi tenaga-tenaga terampil, profesional dan memiliki daya kompetitif tinggi yang akan meningkatkan daya saing bangsa.

“Saya awali sambutan ini dengan mencuplik arahan Presiden Joko Widodo pada Sidang MPR-RI pada 16 Agustus 2018, yang menyatakan bahwa proses pendidikan harus mampu membuat manusia Indonesia lebih produktif dan berdaya saing,” kata Mentan.

Menurutnya, Kementan akan menjawab tantangan Presiden bahwa kita telah siap dan menyiapkan diri untuk menyiapkan para unggulan di bidang pertanian yang kreatif dan inovatif melalui transformasi STPP menjadi Polbangtan.

“Itulah kata kunci mengapa saya hadir di Polbangtan di Bogor. Saya juga bangga, karena peluncuran ini berlangsung di sekolah pertanian pertama, dulu namanya landbouw school. Dari sini dihasilkan ahli-ahli pertanian yang membawa Hindia Belanda menjadi pengekspor komoditas perkebunan ke seluruh dunia,” kata Mentan.

Sementara Momon Rusmono mengingatkan agar Polbangtan di seluruh Indonesia dapat memiliki ciri khas dan keunggulan institusi atau branding, diakui oleh institusi pendidikan lainnya dan utamanya di masyarakat secara luas, sehingga dapat meningkatkan animo generasi muda untuk menempuh pendidikan di Polbangtan.

Menurutnya, hingga saat ini Kementan menyiapkan sedikitnya 29 personel yang berkompeten dan berintegritas untuk mengisi jabatan fungsional pranata laboratorium pendidikan (PLP) melaksanakan fungsi motoris, untuk mendukung pengembangan Polbangtan di Yogyakarta dan Magelang.

Irwan JS menambahkan saat ini Polbangtan Yogyakarta – Magelang didukung enam PLP yang siap bekerja mendukung penyelenggaraan Teaching Factory disingkat TeFa untuk merumuskan jenis kegiatan TEFA.

“Mereka siap melakukan pemberkasan, perhitungan angka kredit, pengajuan penilaian angka kredit, dan memperoleh status peningkatan jenjang fungsional,” kata Irwan JS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here