Direktur Polbangtan Yogya – Magelang Capai Target Kementan

0
204

Transformasi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) bukan sekadar mengubah nama, tapi bagaimana mengelola Polbangtan menghasilkan lulusan kompetensi di bidang pertanian sesuai profil lulusan program studi (Prodi), khususnya Polbangtan Yogyakarta – Magelang yang sebelumnya dikenal sebagai STPP Magelang.

Ali Rachman Ingatkan Jajaran Polbangtan Yogya - Magelang Capai Target Kementan

Hal itu dikemukakan oleh Direktur Polbangtan Yogyakarta – Magelang, Ali Rachman dalam arahannya kepada seluruh jajarannya di Yogyakarta, Jumat (21/9). Didampingi Wakil Direktur  Rajiman; Kabag Administrasi Umum, Irwan Johan Sumarno; dan Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Endra Prastyanto.

“Mentan dan Kabadan SDM pada saat peluncuran Polbangtan di Bogor, Selasa lalu mengingatkan bahwa grand design Polbangtan telah disusun, dan para direktur Polbangtan harus terus mengawal, mengomunikasikan dan merealisasikannya,” kata Ali Rachman.

Dia mengingatkan pengawalan tidak hanya pada membangun dan melengkapi sarana dan prasara pendidikan, namun lebih dari itu, bagaimana menyiapkan SDM baik dosen dan tenaga kependidikan secara bertahap, memperluas jaringan kerjasama dengan sesama perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha dan industri.

Ali Rachman menambahkan tantangan utama mengembangkan Polbangtan adalah kecenderungan menurunnya minat generasi muda di sektor pertanian. Kita dapat melihat perubahan dunia begitu cepat, dan transformasi STPP menjadi Polbangtan hendaknya menjadi solusi untuk menggairahkan generasi muda untuk berkiprah di sektor pertanian dengan cara-cara modern.

Irwan JS mengatakan tentang inovasi pelayanan publik sebagaimana diamanatkan UU Pelayanan Publik No 25/2009 untuk terus berinovasi. Demikian pula tentang UU Keterbukaan Informasi No 14/2008, maka setiap PNS harus dapat memberikan informasi secara jelas dan luas kepada publik.

“Banyak pe-er yang harus dikerjakan dengan perubahan lembaga pendidikan ini. Mulai perubahan tata letak, sarana prasarana, administrasi, SDM, struktur organisasi dan lain-lain, dan itu menjadi tantangan kita bekerja lebih baik,” kata Irwan JS.

Polbangtan Yogyakarta – Magelang mendapat amanat dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk melaksanakan Prodi sarjana terapan: penyuluhan pertanian berkelanjutan, teknologi benih, agribisnis hortikultura, penyuluhan peternakan dan kesehatan hewan, teknologi pakan ternak, dan teknologi produksi ternak.

“Kita harus menyiapkan diri dalam perubahan penyelenggaraan pendidikan. Seluruh pegawai harus sigap dan cepat melaksanakan tugas. Kehadiran pegawai di instansi bukan sekedar pintar, lebih dari itu harus memiliki output kinerja yg semakin meningkat,” kata Ali Rachman.

Dia juga memotivasi jajarannya untuk mensyukuri nikmat setelah diberi kesempatan mengabdi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kementan, dan tunjangan kinerja (Tukin) yang diterima adalah sesuai standar yang ditetapkan selain gaji sesuai aturan pemerintah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here