Optimalkan Vertikulture di Lahan Pekarangan

0
23

Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian  (Polbangtan) Jurusan  YoMa melakukan penyuluhan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sedyo Rukun di Candisingo, Madurejo, prambanan, Klaten.

Materi penyuluhan pemanfaatan limbah botol mineral untuk budidaya vertikulture dengan pemateri Mau Bing Gorang mahasiwa semester 8 dengan dosen pembimbing Dr. Rajiman. Penyuluhan dilaksanakan, belum lama ini.

Botol mineral yang awalnya limbah dapat dimanfaatkan sebagai wadah/tempat media tanam. Pembuatan tempat media cukup sederhana.
Bahan dan alat  yang dibutuhkan adalah botol mineral, tali plastik, cutter, paku dan cat.  Pembuatan dimulai dengan membuat lubang persegi panjang dengan ukuran 5 x 20 cm, kemudian dirangkai dengan tali plastik swcara bersusun.

Botol diisi media tanam dengan campuran tanah, arang sekam dan pupuk organik dgn perbandingan 1:1:1. Selanjutnya, campuran media dimasukkan dalam botol, lalu disiram dan ditanami sayuran. Botol mineral ini dapat ditanami sayuran seperti bayam cabut, kangkung, selada, dll.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah Prambanan, Maryadi mengatakan pemanfaatan pekarangan memberikan nilai manfaat yang besar untuk mendukung ketahanan pangan.

“Panen dari media botol moneral dapat digunakan utk sayuran dan berpitwnsi utk menjadi suvenir, karena wilayah ini dekat dengan obyek wisata breksi,” kata Maryadi.

Selain menanam menggunakan metode vertikulture, di KWT Sedyo Ruku tersedia warung kejujuran. Anggota membeli dengan membayar dan kembalian mengabil sendiri.

Menurut Rajiman,  kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang telah lama bekerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Prambanan guna mendukung pemberdayaan masyarakat petani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here