Target LTT Tembus 2.989% , Capaian Olah Lahan PJ Opsin Kebumen

0
120

Realisasi olah lahan untuk luas tambah tanam (LTT) Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah meningkat 2.989%, ditarget 18 ha realisasi 538 ha, berkat dukungan traktor roda dua dan empat (TR2 dan TR4) program Optimalisasi Alsintan (Opsin) di wilayah koordinasi Korem 072 Pamungkas. Sementara total capaian 4.991,2 ha dari target LTT 4.767 ha (103%) lima kabupaten: Magelang, Purworejo, Wonosobo, Temanggung plus Kebumen.

Hal itu mengemuka dari kegiatan monitoring dan evaluasi atau Monev yang dipimpin Penanggung Jawab – PJ Opsin Alsintan Provinsi Jawa Tengah, Ali Rachman di Sleman, Yogyakarta, Selasa (16/10) pada rapat koordinasi (Rakor). Kegiatan Monev untuk memastikan Alsintan dimanfaatkan secara optimal oleh penerima bantuan di lima kabupaten meliputi Magelang, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, dan Temanggung di bawah pendampingan dan pengawalan Korem 072 Pamungkas.

Ali Rachman mengatakan realisasi Opsin lima kabupaten meliputi lahan padi 4.544 ha dan jagung 223 ha. Pemanfataan TR2 mencapai 4.423,6 ha dan TR4 sekitar 487,6 ha atau total 4.911,2 ha atau lebih 145 ha (103%) dari target LTT seluas 4.767 ha.

“Kami mewakili Kementerian Pertanian RI mengapresiasi capaian kelima PJ Opsin Jateng di lima kabupaten, khususnya Kebumen dan Purworejo dengan realisasi luar biasa, 2.989 persen dan 1.286 persen dari target LTT,” kata Ali Rachman, yang juga mantan Ketua STPP Magelang.

Tampak hadir Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni diwakili perwira seksi teritorial (Pasiter) yang ditunjuk, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian di Dinas Pertanian Pemprov Jawa Tengah, Kabid Sapras dari lima kabupaten, Kasie Alsintan dan petugas data Opsin.

Dia pun mengelaborasi total capaian PJ Opsin tiap kabupaten seperti realisasi PJ Magelang dipimpin Budi Wijayanto mencapai 1.357,6 ha dari target LTT 1.667 ha atau 81%; PJ Kebumen, Kodrat Winarno capaiannya 538 ha dari target LTT 18 ha (2.989%); realisasi PJ Purworejo, Daryanto adalah 1.003 ha dari target LTT 78 ha (1.286%); PJ Wonosobo, Akimi mencapai 975 ha dari target LTT 1.337 ha (73%); dan PJ Temanggung, Giyarto mencapai 1.037,6 ha dari target LTT 1.667 ha (62%).

Ali Rachman menguraikan tentang kapasitas kerja Alsintan per hari, diketahui untuk TR2 sekitar 0,3 hektar, TR4 2 hektar, combine harvester kecil atau CHK 0,6 hektar, combine harvester sedang (CHS) mencapai 1,2 hektar, dan combine harvester besar (CHB) CHB sekitar 2 hektar.

“Pemerintah sudah mengeluarkan anggaran sangat besar untuk mendukung petani melalui bantuan Alsintan sehingga harus dioptimalkan. Tidak boleh ada Alsintan yang menganggur, harus dimanfaatkan secara optimal,” kata Ali Rachman.

Sementara Opsin Korem 072 Pamungkas, Irwan Johan Sumarno mengatakan imekanisasi pertanian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi tenaga manusia, derajat dan taraf hidup petani, kuantitas dan kualitas produksi pangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here