Mentan Lantik Rajiman Pimpin Kampus Yogyakarta – Magelang

0
105

Dr Rajiman SP, MP, salah satu dari enam dosen senior Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dilantik sebagai Direktur Polbangtan Yogyakarta – Magelang oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (12/11). Keenam diirektur Polbangtan dilantik Mentan bersamaan dengan pelantikan sembilan pejabat struktural di Kementerian Pertanian RI.

Direktur Polbangtan, Mentan Lantik Rajiman Pimpin Kampus Yogyakarta - Magelang

Lima dosen senior lain yang dilantik menjadi direktur Polbangtan adalah Ir Yuliana Kansrini M.Si sebagai Direktur Polbangtan Medan; Dr Ir Siswoyo MP (Bogor), Dr Bambang Sudarmanto S.PT, MP (Malang); Dr Ir Syarifuddin, MP (Gowa); dan Drh Purwanta, M.Kes (Manokwari) untuk memimpin pengembangan perguruan tinggi di lingkungan Kementan di bawah koordinasi Badan Penyuluhan & Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP).

“Polbangtan merupakan contoh pendidikan tinggi vokasi pertanian bertaraf internasional. Polbangtan merupakan masa depan pertanian Indonesia, yang nantinya harus kuat serta mampu bersaing dengan negara lain,” kata Mentan Amran Sulaiman dalam arahannya usai pelantikan yang dihadiri sejumlah pejabat eselon satu dan dua Kementan.

Mentan Amran Sulaiman mengatakan transformasi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) menjadi Polbangtan merupakan pengejawantahan komitmen Pemerintah RI mengantisipasi perubahan dan tantangan sektor pertanian ke depan, sekaligus implementasi UU Pendidikan Tinggi, yang mensyaratkan konsep pembelajaran yang menekankan praktik 70% melalui teaching factory disingkat TeFa ketimbang teori hanya 30%.

“Transformasi STPP menjadi Polbangtan bukan sekadar mencetak tenaga terampil di sektor pertanian. Lebih dari itu, menciptakan para wirausahawan muda pertanian. Lulus dari Polbangtan harus menjadi job creator, bukan mencari kerja,” kata Mentan.

Menurutnya, STPP yang semula berorientasi menghasilkan penyuluh pertanian dan peternakan, maka lulusan Polbangtan diarahkan menjadi job creator yang berjiwa wirausaha atau socioagropreneur dengan keahlian tertentu di bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan.

“Kami harapkan kerja keras para direktur mengawal Polbangtan menjadi agen perubahan di sektor pertanian, untuk menghadapi tantangan pertanian masa depan,” kata Mentan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here