Mahasiswa Muslim Polbangtan Yoma Gelar Mentoring Agama Islam

0
241

Mahasiswa Polbangtan Yoma (Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang) mengadakan pertemuan wajib yang akrab disebut dengan mentoring. Mentoring ini dilaksanakan di sekitar Kampus Polbangtan YOMA, bagi yang beragama islam dilaksanakan di sekitar Masjid Al-hikmah milik kampus Polbangtan YOMA sedangkan yang non islam menyesuaikan dengan kegiatan.

Mentoring Agama Islam (MAI) merupakan pembinaan akhlak dengan sistem kelompok kecil, biasanya diadakan tiap pekan sekali dan berkelelanjutan. Sistem mentoring menyesuaikan dengan jadwal kegiatan mahasiswa, baik hari dan waktunya.

“Mentoring merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh semua mahasiswa polbangtan yoma tingkat 1. Mentoring mempunyai sistem tersendiri dalam memberikan bimbingan. Setiap kelas dibentuk menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri atas 6-10 mahasiswa. Sedangkan setiap kelompok mempunyai 2 mentor ; satu mentor utama dan satu mentor pendamping.

Para mentor merupakan mahasiswa tingkat atas yang diberikan amanah dari pihak lembaga untuk membagikan ilmu yang telah mereka dapat dari kegiatan mentoring tingkat mereka, jadi sistem dari mentoring ini jika digambarkan seperti bagan pohon.” tutur Erni Noviani salah satu mahasiswa tingkat 1 prodi Agribisnis (13/01)

Dalam mentoring kegiatan yang dilakukan adalah pembukaan, kemudian tilawah al qur’an, tilawah dilakukan oleh setiap mahasiswa, yang akan disimak oleh masing-masing mentor, supaya apabila mengalami pengucapan yang kurang tepat bisa dibenarkan. Setelah itu belajar tentang ‘makhorijul huruf’, penyampaian materi tentang ke islaman, yang membahas dunia islam tentang masa lalu, kini, dan yang akan datang. Misalnya bercerita tentang kenabian, sahabat rosul, perkembangan islam saat ini, alam kubur, dan lainnya.

Kegiatan mentoring berlangsung sekitar 90 menit. Terlebih lagi, apabila mahasiswa terlarut dalam diskusi dan sharing, waktu mentoring akan berubah menyesuaikan sampai tuntas,  bahkan 2 jam untuk diskusi tidak terasa. Walaupun sebagai mahasiswa pertanian,  namun antusias mereka kepada kegiatan mentoring ini luar biasa.

Mentoring sangat bermanfaat bagi mahasiswa dikarenakan mengingat waktu yang begitu padat, pergaulan diluar yang begitu bebas, rasa ingin tahunya begitu tinggi, maka sangat diperlukan penanaman pendidikan agama guna sebagai salah satu wadah bagi mahasiswa untuk memperdalam ilmu agama pada era saat ini. Selain itu mahasiswa diharapkan untuk dapat membagikan ilmunya pada masyarakat. Walaupun dasar mereka adalah dunia pertanian, namun tetap mengedepankan agamanya yang sudah mendarah daging.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here