Pasca Panen Jagung Menjadi Efektif di Tangan Mahasiswa Polbangtan Yoma

0
171

Mengingat mulai langkanya tenaga kerja di bidang pertanian menjadikan alat dan mesin pertanian sangat dibutuhkan di era sekarang ini. Salah satu mekanisai alsintan yang sudah berkembang saat ini adalah mesin pemipil jagung.

Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) Jurusan Pertanian aktif mengikuti kegiatan pembelajaran mekanisasi alat dan mesin pertanian. “Terdapat beberapa teknologi yang digunakan petani untuk memipil jagung diantaranya dengan bantuan papan kayu, sepeda, bor dan sekarang ini sudah berkembang alat pemipil jagung,” ujar Agus Wartapa selaku dosen pengampu mata kuliah alat dan mesin pertanian.

Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan pada Kamis (17/01/2019) tersebut adalah mahasiswa semester VB. Para mahasiswa diberi dua cara memipil jagung, yakni dengan cara manual dan menggunakan mesin.

Hal ini dilakulan untuk melihat efektivitas dari mesin pemipil jagung, sehingga mahasiswa dapat menyimpulkan dari kegiatan yang dilakukan. Mesin pemipil jagung jika dibandingkan dengan pemipilan secara manual dinilai lebih efektif dan efisien.

Ketika pemipilan dilakukan secara manual memakan waktu lebih lama dibandingkan menggunakan mesin. Terbukti dalam praktik yang dilakukan mahasiswa pemipilan 50 kg jagung dengan menggunakan mesin hanya membutuhkan waktu 4 menit 30 detik beda halnya dengan pemipilan secara manual yang lebih lama. Bahkan satu tongkol jagung bisa menghabiskan waktu 1 hingga 2 menit.

Menurut Desi mahasiswa semester VB, mesin pemipil jagung sangat efektif digunakan dalam kegiatan pasca panen jagung, mesin ini dapat mempercepat dan menekan kehilangan hasil pada kegiatan tersebut. Diharapkan dari kegiatan pelatihan penggunaan mesin pemipil jagung dalam kegiatan pasca panen, setiap mahasiswa dapat menambah pengalaman dan dapat menerapkannya secara nyata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here