Ubah `Mindset` Petani, Buruh Tani sebagai Job Creator dan Job Seeker

0
133

Kementerian Pertanian RI khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] harus mengubah mindset petani dari pekerja menjadi profesi. Petani juga tergolong wirausahawan dalam kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah [UMKM] sehingga layak disebut Job Creator. Ke depan, buruh tani masuk kelompok Job Seeker wajib menjalani pelatihan berbasis kompetensi untuk mengembangkan potensi sebagai operator Alsintan, penangkar benih, sekaligus pelaku budidaya tanaman.

“Mulai saat ini ubah mindset tentang petani sebagai wirausahawan dalam kelompok UMKM dan layak disebut sebagai job creator. Selama kita mendefinisikan petani dan buruh tani seperti sekarang, mohon maaf kok nggak maju-maju, maka kita yang harus mengubah mindsetdiikuti langkah sosialisasi hingga diterima publik dan para pengambil kebijakan,” kata Kepala BPPSDMP Kementan, Momon Rusmono di Polbangtan YoMa kampus jurusan peternakan Magelang, Selasa [21/5] didampingi Direktur Polbangtan YoMa, Dr Rajiman.

Menurutnya, hal itu didasari pemikiran tentang filosofi petani sesungguhnya adalah wirausahawan UMKM, sejak dulu hingga saat ini, untuk disebut petani harus memiliki aset lahan; sarana produksi; jaringan distribusi dan pemasaran sebagaimana halnya syarat menjadi pengusaha, namun selama ini peranan petani di-marjinal-kan lantaran kepentingan pihak-pihak yang sekadar mencari untung dari petani.

Momon Rusmono akan berupaya mengubah mindset tersebut karena hal itu selaras dengan kebijakan Presiden Joko Widodo pada 2019 – 2024 adalah pengembangan SDM, yang dia awali dengan mengubah ikon BPPSDMP Kementan dari ´Pemberdayaan SDM Pertanian´ menjadi ´Pengembangan Job Creator dan Job Seeker´ sebagai fokus kegiatan dari ke-3 Pilar BPPPSDMP Kementan.

Begitu pula dengan buruh tani harus dipandang sebagai job seeker berbasis kompetensi, dengan memberi pelatihan kepada mereka untuk menguasai keterampilan terkait sektor pertanian seperti operator Alsintan, penangkar benih, ahli budi daya tanaman pangan/hortikultura/perkebunan sehingga akan mendukung kinerja petani sebagai pengusaha dan job creator di sektor pangan.

“Hal itu sesuai arahan Presiden Jokowi melakukan transformasi pendidikan, maka ikon BPPSDMP harus dinamis di era milenial untuk mengembangkan SDM pertanian sebagai job creator dan job seeker,” katanya.

Tampak hadir Wakil Direktur I Polbangtan YoMa, Dr Ananti Yekti SP MP; Wadir III Teguh Susilo dan Kabag Umum, Irwan Johan Sumarno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here