Pemkab Bengkayang Dukung `Putra Daerah` Kuliah di Polbangtan YoMa

0
75

Bupati Suryadman Gidot menyatakan bangga pada 34 mahasiswa/i asal Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat yang tengah menyiapkan tugas akhir semester delapan di Polbangtan YoMa, dan segera melaksanakan wisuda di kantor pusat Kementerian Pertanian RI di Jakarta, dalam waktu dekat.

“Pemkab Bengkayang melalui kerjasama dengan Kementan mengirimkan putra daerah untuk kuliah di Polbangtan YoMa. Tujuannya, untuk mengembangkan potensi SDM pertanian yang kelak mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya petani Bengkayang,” kata Bupati Suryadman Gidot kunjungan monitor dan evaluasi [Monev] di Yogyakarta, Senin [24/6] didampingi Direktur Polbangtan YoMa, Dr Rajiman.

Menurutnya, kerjasama Pemkab Bekayang dengan Polbangtan YoMa sebagai unit pelaksana teknis [UPT] dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian – Kementerian Pertanian RI [BPPSDMP Kementan] untuk menjawab kebutuhan SDM pertanian di Bengkayang, dengan mendukung pembiayaan pendidikan putra daerah kuliah di Polbangtan YoMa.

Dr Rajiman mengakui tidak banyak pemerintah daerah yang menyediakan anggaran bagi generasi muda seperti dilakukan Pemkab Bekayang, untuk menempuh pendidikan tinggi vokasi pertanian di Polbangtan YoMa.

“Yogyakarta menjadi daya tarik tersendiri bagi Pemkab Bekayang sebagai ´kota pelajar´ dan menjadi tantangan Polbangtan YoMa untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pendikan vokasi pertanian sesuai tuntutan pertanian modern,” katanya.

Ronald, mahasiswa Polbangtan YoMa mewakili rekan-rekan mahasiswa semester delapan asal Bengkayang mendapat kesempatan berharga kuliah di Yogyakarta dan Magelang pada UPT BPPSDMP Kementan, dengan tekad utama mendukung pengembangan potensi pertanian tanah kelahiran mereka, termasuk mendukung Agro Techno Park di Kabupaten Bengkayang.

Bupati Suryadman Gidot mengharapkan kerjasama pendidikan dengan Polbangtan YoMa lebih ditingkatkan, dengan mengutus lebih banyak putra daerah untuk menempuh pendidikan tinggi di Polbangtan YoMa.

“Pertanian masa depan adalah pertanian modern, efektif dan efisien dengan aplikasi teknologi. Bukan lagi zamannya mengolah lahan pertanian dengan cangkul,” katanya.

Tampak hadir Wakil Direktur I Dr Ananti Yekti; Wakil Direktur II Drh Yudiani Rina Kusuma MP; Wakil Direktur III Teguh Susilo Spt MSi; dan Kabag Umum Irwan Johan Sumarno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here