Jiwa Korsa, Dr Rajiman Pimpin ASN Polbangtan YoMa Arung Jeram di Magelang

0
43

Manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain, terutama dalam organisasi, menuntut terbentuknya tim kerja yang saling mendukung. Kegiatan ‘pembinaan jiwa korsa’ [team building] menjadi penting untuk meningkatkan komunikasi dan interaksi, seperti dilakukan oleh 95 aparatur sipil negara [ASN] Polbangtan YoMa mengikuti kegiatan arung jeram [rafting] sejauh 12 km di Sungai Elo dan Sungai Progo di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

“Kegiatan arung jeram menjadi agenda yang sudah dirancang karena penting untuk membangun team building, sebagai salah satu penerapan budaya kerja untuk meningkatkan kohesivitas, kerjasama dan kebersamaan antara karyawan dan dosen sebagai bagian dari civitas academica,” kata Direktur Polbangtan YoMa, Dr Rajiman saat membuka kegiatan arung jeram pada Sabtu pagi [2/11] didampingi Deputi Direktur, Dr Ananti Yekti.

Menurutnya, pembinaan jiwa korsa merupakan suatu kegiatan yang membutuhkan dukungan setiap anggota tim di organisasi, untuk saling membantu mencapai tujuan dari organisasi, terutama interaksi dan komunikasi antarsesama anggota tim.

“Adanya misscommunication dapat menghambat tujuan akhir dari organisasi, salah satu sarana untuk membangun team building melalui kegiatan arung jeram. Misalnya, satu atau dua orang berbeda arah dayungnya, maka akan mempengaruhi perahu karet yang dinaiki tim rafting. Harus kompak dan harmonis untuk mencapai finish,” kata Dr Rajiman.

Dia mengingatkan bahwa tujuan pengembangan team building untuk mencapai tujuan bersama, sementara manfaatnya adalah menjalin komunikasi, membentuk kerjasama, menyatukan perbedaan pendapat, dan memecahkan masalah bagi peningkatan kualitas pendidikan vokasi pertanian di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang [Polbangtan YoMa] sebagai unit pelaksana teknis [UPT] dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian – Kementerian Pertanian RI [BPPSDMP].

Kabag Umum Polbangtan YoMa, Irwan Johan Sumarno mengatakan bahwa kegiatan arung jeram di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jateng dipandu oleh instruktur profesional, yang diawali oleh kegiatan brain storming sebagai latihan meningkatkan kreativitas kelompok maupun individu.

“Tujuan brain storming untuk menemukan kesimpulan terhadap masalah tertentu dengan mengumpulkan daftar ide spontan yang disampaikan oleh anggota kelompok,” kata Irwan yang akrab disapa IJS.

IJS melaporkan bahwa kegiatan yang diikuti 95 ASN Polbangtan YoMa berlangsung meriah dalam suasana akrab dan santai, sesuai tujuan moto kegiatan team building tersebut sebagai ‘menjalin kebersamaan dengan gembira’.

“Selama mengikuti arung jeram menggunakan perahu karet maka para ASN Polbangtan YoMa dapat merasakan dan merefleksikan betapa pentingnya arti kebersamaan, koordinasi dan saling ngemong agar dapat menyesuaikan diri di sungai  berarus deras seraya menikmati panorama indah sepanjang perjalanan,” kata IJS [Asnuri]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here