Polbangtan YoMa Dukung Sukseskan Program KostraTani

0
17

Perguruan tinggi kedinasan di lingkungan Kementerian Pertanian RI di Yogyakarta dan Magelang, Polbangtan YoMa, menyusun Rencana Kerja 2020 yang fokus pada tugas, pokok dan fungsi [Tupoksi] menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasi pertanian dan mendukung kesuksesan Program Komando Strategis Pembangunan Pertanian [KostraTani] yang diinisiasi oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo [SYL].

Hal itu dikemukakan oleh Direktur Polbangtan Yoma, Dr Rajiman pada rapat ´penyusunan rencana kerja 2020 dan review kegiatan´ di Yogyakarta, Sabtu [30/11]. Rapat dihadiri oleh Wakil Direktur I, Dr Ananti Yekti dan 35 peserta dari civitas academica dan pihak rektorat, yang dijadwalkan berlangsung hingga Senin mendatang [2/12].

“Polbangtan YoMa sebagai unit pelaksana teknis atau UPT dari BPPSDMP Kementan berkomitmen penuh pada visi dan misi Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Polbangtan YoMa mendukung penuh hal itu, khususnya peningkatan kemampuan dan kompetensi SDM menjadi petani milenial di era 4.0,” kata Dr Rajiman.

Menurutnya, Mentan SYL menetapkan lima ´program jangka pendek´ meliputi akurasi data lahan dan produksi pertanian dan pengembangan Agriculture War Room [AWR]; membangun KostraTani hingga tingkat kecamatan untuk revitalisasi badan penyuluhan pertanian [BPP]; menjamin ketersediaan pangan strategis tiga bulan ke depan; sinergitas penguatan manajemen pembangunan pertanian lintas kementerian, melibatkan perguruan tinggi dan didukung pemerintah daerah; pembiayaan pertanian melalui perbaikan konsep asuransi dan inisiasi bank pertanian.

“Polbangtan YoMa harus mendukung program Mentan SYL khususnya KostraTani untuk memenuhi kebutuhan pangan 267 juta jiwa, meningkatkan kesejahteraan petani, mendukung ekspor komoditas pertanian melalui peningkatan produktivitas, kualitas dan kontinuitas,” kata Dr Rajiman.

Polbangtan YoMa berkomitmen pada penugasan Mentan SYL untuk KostraTani khususnya menyiapkan 16 tenaga fungsional, teknologi informasi [IT], koordinasi dengan bintara pembina desa [Babinsa] di Komando Rayon Militer [Koramil] satuan TNI AD di tingkat kecamatan, dan bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat [Bhabinkamtibmas] dari Polri di satuan polisi sektor [Polsek] di tiap kecamatan.

“Polbangtan YoMa juga mendapat anggaran untuk drone, yang harus didukung bimbingan teknis atau pelatihan penggunaan drone, termasuk update real time, pemetaan penggunaan drone, menyajikan statistik pertanian dan pemetaan ArcGIS. Harap diingat bahwa KostraTani juga merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, hal itu terkait dengan Prodi Penyuluhan Pertanian Terapan,” katanya.

Dia mengingatkan pentingnya memastikan BPP memiliki jaringan internet, monitor LCD, laptop, computer processor unit [CPU], sementara penggunaan drone disesuaikan kebutuhan pemakaian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here