Isu Virus Corona, Masyarakat Didorong Konsumsi Obat Herbal untuk Perkuat Imun

0
85

Meningkatnya kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia membuat masyarakat menjadi kian waspada. Tak sedikit yang berlomba-lomba membeli masker dan antiseptik sebagai salah satu upaya untuk mencegah tertularnya virus corona.ADVERTISEMENTTak hanya itu, belakangan ini berbagai bahan herbal atau yang dikenal dengan empon-empon juga ramai diburu masyarakat untuk mencegah penularan virus corona.“Kedepan kita berharap tidak lagi pengobatan yang menjadi prioritas, akan tetapi bagaimana masyarakat bisa mengubah mindset bahwa prioritas kita adalah bagaimana memperkuat daya tahan (imun) tubuh dengan konsumsi obat tradisional herbal,” ungkap Ketua Program Studi Agribisnis Hortikultura, Rika Nalinda, dalam rilis yang diterima, Selasa (10/3/2020).

Terlebih isu penyebaran virus corona (COVID-19) yang beredar dimasyarakat ahir-ahir ini yang santer menyebutkan bahwa tanaman rempah dan obat yang dimiliki Indonesia seperti kunyit, temulawak, jahe merah, dan berbagai rempah herbal lainnya bisa mencegah penularan visrus corona.Sebelumnya, topik ini dibahas dalam kuliah umum yang diikuti oleh kurang lebih 100 orang mahasiswa program studi Agribisnis Hortikultura dengan minat Biofarmaka, Jumat (6/3/2020).

Kuliah umum yang digelar oleh Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang kampus pertanian ini, menghadirkan Yuli Widyastuti dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TO2T) Tawangmangu, sebagai narasumber.ADVERTISEMENTDalam pemaparannya, Yuli Widyastuti, mengatakan bahwa masyarakat Indonesia seharusnya tidak lagi didahului oleh pihak luar dalam hal penemuan-penemuan terkait dengan bahan baku obat yang dimiliki.”Jangan sampai orang luar yang menemukan formulasinya, lalu memproduksinya dan kita hanya sebagai konsumen yang terpaksa membayar mahal di Negeri yang justru kaya dengan bahan obat-obatan,” paparnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.