Petani Milenial Belajar Strategi Bisnis Dari Pencetus Ojek Online Difabel Pertama di Dunia

0
21

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginstruksikan untuk meningkatkan kemampuan petani yang maju, mandiri dan berdaya saing. 

Melalu Bimbingan Teknis Petani Milenial, diharapkan para petani muda mampu memiliki berbagai keterampilan dalam menunjang usahanya.

Dalam Bimtek tersebut, seorang difabel pencetus ojek online pertama di dunia khusus difabel, Triyono, memberikan kisah suksesnya dihadapan 24 peserta bimtek Kabupaten Kulonprogo.

Menurutnya, ketika seseorang ingin memulai berbisnis, ia harus mau membuka diri yang diistilahkan sebagai membuka jalan pandang (terang).

“Memang rejeki itu tak akan pernah tertukar tapi ingat, bahwa rejeki itu tak akan masuk pada tempat yang gelap (orang yang tidak mau membukakannya jalan),” ungkap Triyono.

Dalam kesempatan ini pula, Triyono menekankan pada peserta Bimtek bahwa zaman itu tak bisa dilawan tapi cukup diikuti, dan cara satu-satunya untuk mengikutinya adalah dengan meningkatkan knowledge karena dengan inilah inovasi dan strategi bisnis bisa diciptakan.

Sebagai informasi, Bimtek yang diagendakan selama dua hari sejak Selasa(3/3) hingga Rabu(4/3) 2020 bertempat Di Kantor UPT Penyuluhan Kabupaten Kulonprogo ini menghadirkan beberapa narasumber dan praktisi dari berbagai instansi dan asosiasi, antara lain dinas kesehatan Kabupaten Kulonprogo dengan materi aturan perijinan P-IRT, dinas perdagangan dan perindustrian dengan materi strategi menembus ekspor produk pertanian, Balai Pengawas Mutu Hasil Pertanian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.